Kenali Proses Seleksi Masuk Perguruan Tinggi

Unpad termasuk dalam satu universitas favorit di Indonesia, terbukti setiap tahun peminatnya jauh lebih besar daripada daya tampung. Sejak tahun 2006, selain menyaring calon mahasiswa melalui SNMPTN yang diselenggarakan bersama dengan perguruan tinggi negeri lainnya, Unpad juga menyelenggarakan seleksi mahasiswa baru pada berbagai strata melalui jalur Seleksi Masuk Universitas Padjadjaran (SMUP).

Dalam pameran ini, pengunjung dapat mencari tahu informasi tentang program studi di Unpad (FotoL Tedi Yusup)

Dalam pameran ini, pengunjung dapat mencari tahu informasi tentang program studi di Unpad (Foto: Tedi Yusup)

Dalam rangka sosialisasi SMUP, Panitia SMUP menyelenggarakan Pameran Pendidikan UNPAD 2009. Pameran ini diikuti sekira 20 stand dari seluruh fakultas di lingkungan Unpad, Program Pascasarjana, Panitia SMUP, dan perwakilan institusi pendidikan dari luar negeri. Intitusi pendidikan luar negeri ini diwakili oleh Goethe dan DAAD dari Jerman. Pameran yang berlangsung di Grha Sanusi Hardjadinata Kampus Unpad Jln. Dipati Ukur No. 35 Bandung, 28/03 ini dihadiri oleh siswa-siswa SMA, orangtua murid dan guru-guru.

Dalam pidato pembukaannya, Wakil Ketua Panitia SMUP Dr. Mien Hidayat menjelaskan, pameran ini bertujuan untuk membagi informasi kepada calon mahasiswa, siswa-siswa SMA, orangtua murid dan pihak sekolah mengenai tata cara masuk Unpad. “Pada pameran ini, para calon mahasiswa dapat mengenal dan mendapat informasi mengenai berbagai program studi di Unpad langsung dari pihak fakultas yang bersangkutan,” jelas Dr. Mien.

Talkshow
Pada acara pameran ini juga digelar talkshow yang menghadirkan pembicara dari Panitia SMUP Dr. Mien Hidayat, Dosen Fakultas Psikologi Unpad Urip Purwono, Ph.D., perwakilan bimbingan belajar Tridaya Dwi dan perwakilan Sony Sugema College (SSC), Asep Dewanto. Acara talkshow ini dipandu oleh Dosen Fikom Unpad Hadi Suprapto Arifin M.Si.

Para narasumber talkshow pameran pendidikan Unpad (Foto: Tedi Yusup)

Para narasumber talkshow pameran pendidikan Unpad (Foto: Tedi Yusup)

Pada talkshow ini, Dr. Mien menjelaskan bahwa Unpad sebagai salah satu perguruan tinggi yang mengadakan jalur masuk mandiri, masih memiliki komitmen untuk memberi kesempatan lebih besar bagi para calon mahasiswa yang masuk melalui jalur SNMPTN (Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri). “Perbandingan mahasiswa yang diterima di Unpad berkisar 55% untuk jalur SNMPTN dan 45% untuk jalur SMUP,” jelas Dr. Mien.

Dr. Mien menjelaskan bahwa pada SMUP ini, peserta akan mengikuti dua tes, yaitu Tes Kemampuan Akademik (TKA) dan Tes Kemampuan Belajar (TKB). Materi TKA mencakup Matematika Dasar, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Inggris untuk mengukur kemampuan dasar akademik calon mahasiswa, serta TKB untuk mengetahui potensi dan peluang calon mahasiswa dalam menempuh studi di perguruan tinggi dengan lebih baik. “Melalui SMUP diharapkan akan terjaring calon mahasiswa yang cerdas secara akademik, mampu menyelesaikan studi tepat waktu, dan mengembangkan diri secara optimum, baik dalam aspek intelektual maupun emosional, “ ujar Dr. Mien.

Dosen Fakultas Psikologi Unpad Urip Purwono, Ph.D. menjelaskan bahwa TKB menggambarkan kemampuan anak secara umum untuk memahami sesuatu, bernalar, memecahkan persoalan tetapi tidak bergantung pada mata pelajaran tertentu. “Apabila kemampuan akademis dapat didongkrak melalui bimbingan belajar (bimbel) dalam waktu yang singkat, berbeda dengan kemampuan belajar atau kemampuan kognitif seseorang. Kemampuan Kognitif tidak bisa dipelajari dalam waktu singkat, selain karena faktor bawaan, ini juga merupakan gambaran dari perjalanan dan pengalaman hidup seseorang,” ujar Urip. Beliau juga menjelaskan bahwa pada TKB, siswa akan diuji mengenai kemampuan kuantitatif (matematika), penalaran (logika) dan kemampuan verbal (bahasa).

Mulai tahun ini, SNMPTN juga mengadakan tes kemampuan kognitif yaitu Tes Potensi Akademik (TPA). Untuk menghadapi tes jenis tersebut, beberapa bimbingan belajar telah mengadakan berbagai program untuk mempersiapkan siswa-siswinya menghadapi tes tersebut. (eh)*

koresponden unpad



0 Comments:

Post a Comment